Posted by on Apr 22, 2013 in formasi cpns |

SINGKIL – Tenaga honor di Kabupaten Aceh Singkil, memprotes pengumuman pemutihan kategerori 1, tahap dua. Pasalnya dari 89 orang yang mengajukan sanggahan dan perbaikan berkas sebelumnya hanya 19 dinyatakan lulus calon pegawai negeri sipil (CPNS). Sementara 70 orang lagi tidak lulus, padahal mereka merasa telah memenuhi syarat, seperti menjadi pegawai honor sejak tahun 2005. Taismuddin, salah satu tenaga honor kepada Serambi, Sabtu (20/4) mengatakan, dirinya bersama enam tenaga honor sudah mengajukan surat sanggahan. Lantaran di antara 19 orang yang masuk pemutihan menjadi CPNS, disinyalir ada tidak memenuhi syarat. “Kami sudah menemui Bupati dan mengajukan sanggahan. Karena ada yang tidak memenuhi syarat di antara 19 orang yang lulus,” kata Taismuddin. Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Aceh Singkil, Aidil, membenarkan pihaknya telah menerima surat sanggahan dari tujuh tenaga honor, terhadap salah seorang dari 19 honor K1, tahap dua yang disinyalir tidak memenuhi syarat. Sanggahan itu, sebutnya segera diteruskan ke BKN dan Menpan. “Betul kami sudah menerima sanggahan. Sanggahan itu, segera diteruskan ke Jakarta,” ujarnya. Menurut Aidil, selain menyampaikan sanggahan, pihaknya juga terus memperjuangkan 70 tenaga honor lainnya agar lulus CPNS. Guna menghindari terjadinya permasalahan, BKPP sebutnya, sedang melakukan verifikasi ke dinas-dinas. “Sesuai perintah Pak Bupati, kami sedang melakukan pendataan ulang, jangan sampai kecolongan. Pak Bupati memerintahkan yang sisanya 70 orang terus diperjuangkan supaya lulus,” tukas Aidil.  Sebelumnya jumlah tenaga honor di Aceh Singkil yang diseleksi menjadi PNS sekitar 292 orang, setelah diverifikasi BKN yang lulus 203 orang. Sisanya 89 orang tenaga honor yang tak lulus memiliki SK tahun 2005 ke bawah, bahkan sudah bekerja puluhan tahun. Sementara yang lulus banyak memiliki SK diatas 2005, bahkan sama sekali tak menjadi tenaga honor. Atas dasar itulah, sekitar 89 tenaga honor yang tak lulus mengajukan sanggahan. Belakangan dari 89 itu, 19 di ataranya dinyatakan lulus dalam pengumuman tahap dua. Namun ternyata tidak diterima semua tenaga honorer sehingga kembali mengajukan...

Read More