Posted by on Aug 31, 2013 in formasi cpns |

MANADO – Pemberlakuan moratorium (penghentian sementara penerimaan CPNS) selang tiga tahun terakhir ini membuat komposisi PNS di Pemkot Manado jadi sedikit ramping. Ditambah lagi dengan 750 PNS yang sudah tidak mengabdi lagi karena memasuki usia pensiun. “Lumayan banyak memang,” tutur Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Manado Ventje Pontoh seperti yang dilansir Manado Post (JPNN Group), Jumat (30/8). Dijelaskannya, sejak 2011 silam, sekira 250 PNS memasuki usia pensiun yang sebagian besar merupakan tenaga pengajar atau guru. “Sejak moratorium diterapkan, kita banyak kehilangan PNS. Setiap tahun ada 250 orang yang pensiun. Jadi tiga tahun ini sudah 750 PNS pensiun. Makanya, kita sangat kesulitan menutupi kekurangan tenaga pengajar yang sering di keluhkan sejumlah sekolah di Manado,” klaim Pontoh. Selain kekurangan tenaga pengajar, beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kini hanya mengandalkan PNS yang tersisa dengan beban kerja yang semakin kompleks. Bahkan Pontoh mengaku, ada yang mengusulkan ke BKD untuk menarik PNS yang ditempatkan di kantor kelurahan. “Tetapi hal tersebut tidak bisa dilakukan, karena rata-rata PNS yang ditempatkan di kelurahan adalah pejabat. Ada yang kepala seksi dan lain-lain. Pasti mereka tidak mau kalau hanya sebagai staf ketika dimutasikan,” jelas mantan Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan. Ingin lulus cpns tahun ini? Pelajari paket lengkap soal cpns hanya di soal cpns. Menanggapi hal ini, sejumlah warga memberikan tanggapan berbeda. Ada yang setuju PNS Pemkot Manado lebih dipangkas lagi, tapi ada juga yang berharap keran penerimaan PNS dibuka. “Fakta bahwa banyak PNS sekarang tidak ada kerjaan. Banyak yang cuma main game atau online facebook sepanjang hari. Jadi tidak ada alasan terima PNS yang membuat dana APBD terkuras untuk biaya gaji PNS. Mending fokus alihkan ke dana beasiswa dan kesehatan dalam hal ini Universal Coverage,” ujar Recky Pareki, warga...

Read More