Formasi CPNS

formasi cpns 2015 terbaru

Navigation Menu

Formasi CPNS : 148 Peserta Lulus Seleksi CPNS Sumbar

Posted by on May 16, 2014 in formasi cpns, lowongan cpns, penerimaan cpns |

Pembukaan lowongan PNS yang akan diadakan bulan Juli nanti oleh pemerintah tentu akan mendapat dibanjiri oleh pelamar dalam jumlah besar. Apalagi jumlah lowongan yang dibuka tahun ini posisi yang dibuka cukup besar, mencapai 100.000 lowongan, lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Sebanyak 148 orang peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar), dinyatakan lulus. “Hasil tes CPNS untuk Pemprov Sumbar telah keluar, ada 148 orang yang dinyatakan lulus,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumbar, Jayadisman, di Padang, Senin. Ia menyebutkan, untuk proses selanjutnya, peserta yang telah lolos seleksi tersebut harus melengkapi beberapa berkas. Untuk nama-nama yang lolos, lanjutnya, akan diterbitkan di empat media harian Sumbar, pada Selasa (24/12). Jayadisman mengatakan, terdapat sebanyak 45 bagian yang kosong dari hasil tes CPNS. Untuk bisa lolos dalam seleksi CPNS, penggunakan berbagai media belajar untuk bisa menghadapi seleksi CPNS sudah banyak tersedia. Penggunaan software yang berbasis komputer dalam ujian CPNS yaitu Computer Assisted Test, yang ada pada Pusat Soal CPNS No.1 Indonesia di situs soalcpns.com, kini banyak digunakan orang untuk berlatih menghadapi ujian seleksi yang sesungguhnya. Software tersebut di desain untuk men-simulasikan ujian  CPNS yang sesungguhnya. Formasi untuk Sumbar berjumlah 193 formasi, yang lulus hanya 148 orang. Jayadisman menyebutkan, bagian yang tidak terisi tersebut, dikarenakan peserta tidak lulus pada salah satu tes yang diberikan. “Ada yang gagal pada tes karakter pribadi, wawasan kebangsaan, dan lainnya, sehingga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) memutuskan, sebanyak 148 orang yang akan menjadi PNS untuk Pemprov Sumbar,” katanya. Ia menyebutkan, alasan sengaja dikosongkannya sebanyak 45 bagian, adalah cara MenPAN-RB untuk menghasilkan PNS yang sesuai dengan standar. “Yang lolos tes, hanya itu yang diterima, tidak bisa seperti sebelumnya, dimana untuk bagian yang kosong, akan diisi oleh peserta CPNS lainnya, yang dirasa memungkinkan sehingga formasi terpenuhi,” katanya. Sedangkan hasil tes untuk CPNS melalui jalur tenaga honorer Kategori 2 (K2), lanjutnya, belum diketahui. Hal itu dikarenakan hasil untuk tenaga honorer K2 akan dikeluarkan pada Minggu keempat April 2014. Begitu pun dengan hasil CPNS, untuk enam kabupaten/kota yang diberikan formasi oleh KemenPAN-RB. (*) sumber :...

Read More

Formasi CPNS : Tunggu Nomor Induk, Ribuan CPNS DKI Belum Mulai Bekerja

Posted by on May 15, 2014 in formasi cpns, lowongan cpns |

Penerimaan seleksi CPNS yang sudah di umumkan dan menerima banyak orang belum lantas membuat Ribuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) DKI Jakarta tenang. Hasil penerimaan tahun 2013 masih belum dipekerjakan di pemerintahan. Hingga kini mereka masih menunggu Nomor Induk Pegawai (NIP) di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI, I Made Karmayoga mengaku belum bisa memastikan kapan Nomor Induk Pegawai (NIP) itu keluar karena keputusannya ada di pemerintahan pusat. Setelah NIP itu keluar, imbuhnya, para CPNS akan mendapatkan surat keputusan dan selanjutnya menjalani orientasi. “Tetapi, saya tidak bisa memastikan kapan NIP keluar. Semua bergantung dari BKN,” kata Made, Selasa, 22 April 2014. Made mengklaim, salah satu alasan NIP di DKI Jakarta lebih lambat keluar dibandingkan provinsi lain–misalnya Jawa Barat–karena penerimaan CPNS di DKI hanya sedikit. “Sebagian sudah ada yang keluar, tapi kami akan keluarkan jika seluruhnya sudah rampung. sehingga pemberian NIP dilakukan secara bersamaan kepada seluruh CPNS,” ujar dia. Tingginya angka pengangguran di Indonesia dan kondisi ekonomi yang semakin menghimpit  masyarakat ekonomi kelas bawah semakin mendorong orang untuk menjadi PNS. Dengan menggunakan berbagai media Computer Assisted Test (CAT) seperti misalnya yang terdapat pada software CAT CPNS 2014 di Pusat Soal CPNS No.1 Indonesia di situs soalcpns.com, maka kini test seleksi CPNS akan dapat dilalui dengan persiapan yang lebih baik. Andi (28), salah satu CPNS hasil rekrutmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mengaku nasibnya tak jelas selama ny aris empat bulan. Selama menunggu NIP itu, dia tak bekerja dan tak mendapat gaji. “Mau ngelamar di tempat lain untuk sementarapun tidak mungkin karena khawatir sewaktu-waktu Pemprov DKI memanggil,” kata Andi. Dia pun berharap Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta  memberi kepastian, sehingga ia pun dapat hidup dengan tenang. Apalagi selama empat bulan ini ia terpaksa harus hidup dengan gali lubang tutup lubang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. “Kalau seperti ini tidak jauh bedanya dengan pengangguran,” jelas dia. Seperti diketahui untuk menambah Sumber Daya Manusia (SDM)-nya, Pemprov DKI Jakarta menggelar rekrutmen CPNS. Setelah melalui Tes Kompetisi Dasar (TKD), sebanyak 6.035 pendaftar lolos mengikuti tes selanjutnya, yaitu tes kompetensi bidang (TKB). Hasilnya, ada 2.700 pelamar yang lolos dan berhak mengikuti tes terakhir, yaitu psikotes dan wawancara. Dari jumlah itu disaring kembali...

Read More

Lowongan CPNS Dokter Spesialis Tanpa Pelamar

Posted by on Nov 11, 2013 in formasi cpns |

Krisis dokter spesialis di Kaltim bikin pemerintah bereaksi. Apalagi laju pertumbuhan penduduk tak terbendung, sehingga kebutuhan dokter makin tinggi. Pemkot Samarinda, menyiasati hal itu dengan berencana menyekolahkan dokter muda ke jenjang spesialis. Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Samarinda Aji Syarif Hidayatullah, mengaku tak mengetahui pasti penyebab lowongan empat dokter spesialis dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Samarinda 3 November lalu kosong pelamar. Namun demikian, dia menduga prospek bekerja di sektor swasta lebih menggiurkan ketimbang di pemerintahan. “Bisa saja seperti itu (swasta lebih menjanjikan),” ucap Dayat — sapaan akrabnya — kepada Kaltim Post (Grup JPNN). Diketahui, dari tidak adanya pendaftar untuk lowongan dokter spesialis di Samarinda, membuka fakta lebih dalam bahwa dokter spesialis di Kaltim masih terbatas. Adapun posisi yang tak terisi pelamar pada tes CPNS tahun ini adalah dokter spesialis kebidanan dan kandungan, spesialis penyakit dalam, spesialis anak, dan spesialis bedah tulang. Padahal, pelamar CPNS di Pemkot Samarinda kala itu hampir tiga ribu orang, tapi tak satu pun datang untuk posisi dokter spesialis tersebut. Kondisi ini bikin Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim angkat bicara. Posisi dokter PNS dinilai banyak peminat. “Masak di Samarinda enggak ada. Kan, aneh juga. Pasti banyak yang mau,” ucap Ketua IDI Kaltim, Arie Ibrahim. Menurut Arie, bisa jadi penerimaan dokter spesialis di Pemkot Samarinda tak sampai ke telinga para dokter. Dia menyarankan penerimaan dokter spesialis dipromosikan lewat media nasional. Dan, waktu penerimaan diberlakukan dalam jangka panjang. Dapatkan paket lengkap soal cpns beserta jawaban dan pembahasan hanya di soal cpns. Selain karena informasi penerimaan yang tak sampai, tak menutup kemungkinan kosongnya pelamar posisi tersebut memang tak ada peminat. Terlepas dari itu, jumlah dokter spesialis memang sedang sedikit. Kembali ke Dayat. Khusus posisi dokter spesialis, Pemerintah Pusat telah memberi lampu hijau untuk penerimaannya tak mesti menunggu penerimaan CPNS. Dengan demikian, dokter spesialis dapat mengajukan berkas lamaran kapan saja. “Tinggal ajukan ke kami. Biar diproses berkasnya,” sambung Dayat. Pemkot Samarinda turut menjanjikan tawaran menggiurkan buat dokter spesialis yang mau mengisi posisi tersebut. Ada beberapa fasilitas yang disiapkan, seperti mobil dinas. Sebagai informasi, pada 2012 dokter spesialis di Samarinda ada 71 orang dari kebutuhan 87 spesialis. Sementara dokter umum dibutuhkan 349 orang, yang tersedia 150 tenaga. Selain...

Read More

Kemendikbud Tambah Seribu Lowongan CPNS

Posted by on Oct 5, 2013 in formasi cpns |

JAKARTA – Di tengah masa pendaftaran tes CPNS 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerima tambahan alokasi formasi. Tidak tanggung-tanggung, penambahan formasi baru ini mencapai seribu kursi. Kuota baru ini didominasi formasi dosen. Sebelum terjadi penambahan, formasi CPNS baru di Kemendikbud mencapai 3.183 kursi untuk kantor pusat di Jakarta maupun satuan kerja (satker) di daerah. Satker ini termasuk perguran tinggi negeri (PTN). Setelah terjadi penambahan yang diumumkan kemarin, berarti secara keseluruhan formasi CPNS baru di Kemendikbud berjumlah 4.183 kursi. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Ainun Naim mengatakan jumlah peminat atau pelamar CPNS baru di lingkungannya cukup banyak. “Hampir di seluruh unit dan seluruh posisi, jumlah pelamarnya membludak,” katanya di Jakarta kemarin. Dia mengatakan penambahan formasi ini sejatinya sudah menjadi hasil perhitungan dari tim panitia seleksi Kemendikbud. “Jika tidak ada penambahan ini, formasi untuk menutup kebutuhan dosen baru kurang,” katanya. Perhitungan dari Kemendikbud menyebutkan jika saat ini ada sekitar 3.000 dosen yang pensiun. Dengan penambahan seribu formasi tadi, Ainun mengatakan sudah sesuai standar kebutuhan pegawai. Ainun mengatakan posisi CPNS di Kemendikbud maupun di satker daerah bebas dilamar oleh siapapun. Misalnya formas CPNS di PTN di kota Malang atau Kota Surabaya, bisa dilamar oleh masyarakat dari luar Kota Malang atau Kota Surabaya bahkan dari luar provinsi Jawa Timur. “Perebutan bebas tidak mengacu domisili unit yang dilamar maupun daerah asal pelamar,” tandasnya. Rekapitulasi hingga Kamis (3/10) pukul 04.30 WIB menunjukkan jika seluruh pelamar CPNS baru di Kemendikbud mencapai 130.263 orang. Rinciannya adalah 82.115 pelamar sudah terkonfirmasi dan sisanya sebanyak 48.148 pelamar belum terkonfirmasi. Sebelum ada penambahan formasi seribu kursi, alokasi lowongan untuk tenaga pendidik (guru dan dosen) berjumlah 1.959 kursi. Data sementara untuk formasi tenaga pendidik itu, telah dilamar oleh 12.081 orang. Dengan demikian tingkat perbandingan persaingannya mencapai 1:6. Sedangkan untuk tenaga kependidikan (administrasi) jumlah formasinya ada 1.224 kursi, dengan jumlah pelamar sementara mencapai 70.034 orang (1:57). Ainun menegaskan seluruh rangkain tes CPNS di lingkungan Kemendikbud tidak dipungut biaya. Sementara itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birorkasi (PAN-RB) Azwar Abubakar dalam waktu dekat menetapkan passing grade atau nilang ambang batas kelulusan. Nilai ambang batas ini khusus untuk tes kompetensi dasar (TKD), baik yang menggunakan format ujian LJK (lembar jawaban komputer) maupun formas...

Read More

Ratusan Pemerintah Daerah tak Ajukan Usulan Penambahan CPNS

Posted by on Sep 28, 2013 in formasi cpns |

JAKARTA – Sebanyak 160 daerah tidak mengajukan usulan penambahan pegawai baru. Selain itu 100 kabupaten/kota yang mengajukan justru tidak diberikan formasi. “Dari sekitar 500-an daerah, yang diberikan formasi CPNS 259 daerah, 160 tidak mengajukan usulan, dan 100 daerah tidak diberikan formasi,” kata Deputi SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmadja di kantornya, Kamis (26/9). Daerah yang tidak mengajukan usulan penambahan pegawai tersebut, lanjutnya, karena lebih memfokuskan pada penyelesaian honorer kategori satu (K1) maupun kategori dua (K2). Uniknya lagi, dari 259 daerah yang sudah diberi formasi malah tidak membuka penerimaan CPNS. Dapatkan paket lengkap soal cpns hanya di soal cpns. “Beberapa daerah yang sudah diberikan formasi memilih tidak membuka lowongan CPNS karena honorer K1 dan K2 juga. Kami sudah tanya ke bupati maupun walikotanya, mereka bilang ingin fokus pada pengangkatan honorer tertinggal dulu dan itu kami apresiasi,” terangnya. Mengenai daerah yang ditolak untuk diberikan formasi, tambah mantan petinggi Provinsi Jawa Barat ini karena tidak memenuhi syarat. Di antaranya belanja pegawai di APBD-nya sudah lebih dari 50 persen dan masih memiliki honorer tertinggal di atas 500 orang. “Kalau belanja pegawainya sudah tinggi artinya pegawainya sudah over. Apalagi mereka juga mengoleksi honorer yang harus diangkat CPNS, karena itu kami tolak memberikan formasi,”...

Read More