Formasi CPNS

formasi cpns 2015 terbaru

Navigation Menu

Pemda Minta Semua Honorer K2 Diangkat Jadi PNS

Posted by on Mar 1, 2014 in formasi cpns |

Kementerian Pendayagunaan Aparataur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpar-RB) menggelar Rapat Koordinasi Formasi Aparatur Sipil Negara yang dihadiri para gubernur, bupati dan walikota dari Tanah Air. Dalam pertemuan itu, sebagian besar wakil pemerintah daerah meminta seluruh honorer di Indonesia diluluskan. “Daripada bapak mengangkat PNS baru yang masih muda, lebih baik  semua K2 dikasih lulus saja. Nanti tinggal dibedakan saja, usianya, jabatannya supaya nggak ada lagi yang ribut. Kualitas kan nanti bisa dibenahi kembali,” ujar Walikota Palopo, Sulawesi Selatan Judas Amir di Jakarta, Kamis (27/2/2014). Dia bahkan mengaku sempat berbohong terkait pengumuman hasil CPNS karena takut honorer yang tidak lulus mengambil langkah keras. Untuk itu, dia meminta adanya kejelasan nasib para honorer dalam rapat tersebut agar bisa menjadi bekalnya saat berhadapan dengan masyarakat yang dipimpinnya. “Saya sampai berbohong. Saya bilang belum mengetahui hasilnya dan baru akan mengeluarkan pengumuman resmi kalau saya sudah pulang dari Jakarta sekarang ini. Jadi saya minta solusinya untuk di bawa pulang ke daerah,” tuturnya. Hal senada juga disampaikan Walikota Kupang Jonas Salean saat berbicara di sela rapat kepada Menteri PAN-RB Azwar Abubakar. Dia menuntut seluruh honorer di kotanya untuk diluluskan. “(Honorer K2) Harus lulus semua pak, kalau tidak, kami yang sengsara nanti pulang ke daerah,” ujarnya yang langsung disambut riuh tepuk tangan para hadirin dalam forum tersebut. Jonas juga meminta maaf jika dia berseru terlalu keras mengenai masalah honorer. Sambil bercanda dia mengatakan, hatinya lembut tidak sekeras suaranya saat bicara. Meski pimpinan forum sudah meminta para peserta rapat untuk tidak bertanya lagi, tetapi para wakil rakyat dari daerah tetap berdiri dan berebut untuk angkat bicara. Bupati Aceh Tengah salah satunya, mengusulkan seluruh personil K2 untuk diangkat menjadi PNS. “Semua K2 harus dipertimbangkan untuk lulus. Kondisi jadi kurang kondusif karenanya. Di sana, di sini ada demo, padahal kami punya mandat untuk menjaga suasana tetap kondusif menjelang Pemilu,” tuturnya. Sementara itu, Sekretaris Daerah Papua Barat menyampaikan dengan tegas bahwa kelulusan 100%  honorer itu harga mati yang harus dikabulkan pemerintah...

Read More

Belum Pastikan Ada Penerimaan CPNS Tahun Ini

Posted by on Jan 24, 2014 in formasi cpns |

Hingga saat ini belum ada surat pemberitahuan resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPan-RB), mengenai jadi tidaknya ada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014. Karena itu, Badan Kepegawain Daerah (BKD) Pemerintahan Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menilai, kabar tahun ini ada penerimaan CPNS lagi, baru sebatas wacana. “Ya, baru sebatas wacana saja lantaran belum ada surat pemberitahuan dari KemenPan-RB untuk penerimaan CPNS di tahun 2014 ini. Sementara itu, CPNS tahun 2013 lalu juga belum selesai yakni Nomor Induk Pegawai (NIP) para CPNS yang lulus, belum keluar,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Basel, Herman kepada Babel Pos (Grup JPNN), Kamis (23/1) kemarin di ruang kerjanya. Dikatakan, jika sudah ada pemberitahuan resmi dari pusat, pihaknya akan menyurati Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), untuk mengetahui kebutuhan pegawai di masing-masing SKPD. Dan hal ini juga berdasarkan dengan Analisis Jabatan Kerja (Anjab) serta Analisis Beban Kerja (ABK). Ingin lulus cpns tahun ini pelajari selengkapnya hanya di Pusat Soal CPNS No.1 Indonesia. Herman menjelaskan, mengenai Anjab dan ABK ini sudah tidak masalah lagi. Nanti setiap usulan dari SKPD akan direkap. Berdasar usulan SKPD, barulah  selanjutnya BKD menyampaikannya usulan formasi ke KemenPan-RB. Sehingga dalam pelaksanaan perekrutan CPNS nantinya betul-betul sesuai dengan kebutuhan. Lebih lanjut ia katakan, daerah yang ingin mendapatkan formasi CPNS tahun 2014 ini harus terlebih dulu menyiapkan fasilitas peralatan untuk test CPNS yakni peralatan CAT (Computer Assisted Test). Hal ini berdasarkan dengan instruksi dari KemenPan-RB. “Alhamdulillah kita telah mengajukan anggaran untuk pengadaan alat CAT tersebut. Dan anggaran yang kami ajukan itu disetujui oleh DPRD Basel sebesar Rp 1 miliar,”...

Read More

Tanpa Skor, Pelamar CPNS Boleh Protes

Posted by on Dec 30, 2013 in formasi cpns |

Sejumlah instansi pusat maupun daerah sudah mulai mengumumkan hasil kelulusan ujian CPNS 2013. Di sejumlah titik, muncul persoalan karena pengumuman kelulusan hanya mencantumkan nama tanpa skor. Kondisi ini bisa memunculkan dugaan kongkalikong di instansi setempat. Setelah hasil pemindaian ujian diumumkan ke publik oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), ternyata hanya menampilkan skor peserta. Data yang ditampilkan itu hanya menyebutkan, pelamar A dinyatakan melampaui atau tidak melampaui nilai ambang batas (passing grade). Persoalan bakal muncul jika jumlah pelamar yang berhasil melampaui nilai ambang batas itu lebih banyak dari kuota atau formasi yang tersedia. Misalnya untuk formasi tenaga perawat di pemkab A hanya tersedia 30 kursi. Sedangkan pelamar tenaga perawat yang berhasil melampaui nilai ambang batas berjumlah 100 orang. Maka otomatis aka nada 70 pelamar dengan nilai bagus yang tidak lulus ujian. Untuk menentukan pelamar yang lulus ujian, maka dipakai skema pemeringkatan (ranking). Jadi seluruh pelamar untuk bidang pekerjaan tertentu yang melampaui nilai ambang batas, dirangking dari nilai terbagus ke terendah. Setelah itu diambil sesuai dengan kuota atau formasi yang tersedia. Supaya tidak menimbulkan dugaan kecurangan, panitia seleksi CPNS di masing-masing instansi supaya menyampaikan hasil pemeringkatan itu komplit bersama skornya. ’’Memang benar ada instansi yang hanya menampilkan nama saja, tanpa ada skor,’’  ujar Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemen PAN-RB Setiawan Wangsaatmaja, Sabtu (28/12). Bagi pelamar yang mendapatkan nilai di atas passing grade tetapi tidak lulus pemeringkatan akhir, berhak untuk menanyakan komposisi nilai secara komplit. Setiawan menegaskan pelamar berhak mengetahui skor pemeringkatan mulai dari yang tertinggi hingga terendah. Dengan keterbukaan informasi itu, maka tudingan ada main mata atau ’’otak-atik’’ nama-nama yang lulus CPNS bisa dipatahkan. Dapatkan paket lengkap soal cpns hanya disini. ’’Tetapi perlu diketahui ya, ada juga instansi yang mengumumkan hasil pemeringkatan itu komplit dengan skornya,’’ ujar dia. Setiawan menegaskan bahwa Kemen PAN-RB tidak begitu saja melepas pengumuman kelulusan kepada instansi pusat atau daerah. Dia mengatakan Kemen PAN-RB tetap mengawas dan bisa melakukan cross check keputusan kelulusan CPNS oleh instansi. Jika ada kandidat yang seharusnya lolos CPNS setelah pemeringkatan akhir tetapi dinyatakan gugur, Setiawan mengatakan akan dijatuhi sanksi sesuai dengan aturan perundang-undangan. Kasus otak-atik peserta yang lulus ujian ini pernah mengegerkan Kabupaten Badung, Bali. Sejumlah aparat...

Read More

889 Peserta Tes CPNS, Hanya 142 Lolos ke Tahap TKB

Posted by on Nov 21, 2013 in formasi cpns |

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengumumkan nama-nama yang lolos dalam tes kompetensi dasar (TKD) dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Dari 889 peserta yang dipanggil untuk mengikuti tes, 291 peserta diantaranya dinyatakan memenuhi ambang batas kelulusan (passing grade). Namun dari 291 itu tidak semua dipanggil untuk mengikuti tes kompetensi bidang (TKB). Panitia Seleksi CPNS KemenPAN-RB hanya memanggil 142 orang atau tiga orang untuk masing-masing jabatan, untuk mengikuti TKB. Mereka merupakan peserta yang nilainya berada pada ranking teratas. Dapatkan pakaet lengkap soal cpns hanya disini. “TKB akan dilaksanakan pada 24 dan 25 November 2013 di ruang Serbaguna KemenPAN-RB,” ujar SesmenPAN-RB Tasdik Kinanto, di kantornya, Rabu (20/11). Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 35 Tahun 2013 tes wawasan kebangsaan (TWK) paling kurang 70, tes intelegensia umum (TIU) paling kurang 75, dan tes karakteristik pribadi (TKP) paling kurang 105. Peserta TKB wajib membawa kartu ujian dan kartu identitas (KTP) asli pada saat pelaksanaan...

Read More

Cegah KKN, Lamaran CPNS Lewat Pos dan Online

Posted by on Sep 19, 2013 in formasi cpns |

Menghindari terjadinya KKN, para pelamar CPNS diimbau mendaftar lewat pos dan online. Instansi penyelenggara pun diminta tidak menerima langsung pelamar yang membawa berkas lamarannya. Seperti yang terpantau di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Rabu (18/9). Dari 53 formasi yang disiapkan, hingga hari ini sudah 14 ribu pelamar. Menariknya, setiap pelamar yang sengaja datang membawa langsung berkasnya ditolak dan disarankan memasukkan ke PO Box. “Saya tadinya mau masukin langsung tapi tidak bisa. Kata petugasnya lewat PO Box atau online saja,” aku Dewi, sarjana komputer yang lulus dari salah satu perguruan tinggi di Jogjakarta. Kebijakan menghindarkan kontak antara pelamar dan panitia seleksi dibenarkan Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPAN-RB) Tasdik Kinanto. Menurut dia, cara tersebut sebagai upaya mengubah pola rekrutmen pegawai. Dengan lewat kotak pos atau online, antara panitia dan pelamar tidak bisa kongkalikong. Dapatkan paket lengkap soal cpns hanya di soal cpns. “Cara ini juga sudah kita arahkan ke seluruh instansi baik pusat maupun daerah agar menghindari kontak langsung dengan pelamar,” ujarnya. Selain itu, lamaran lewat kotak pos maupun online dinilai lebih efektif. Sebab pelamar yang dari daerah A tidak perlu jauh-jauh datang membawa berkas lamarannya. Karena sifatnya terbuka, setiap pelamar bisa mendaftar di pusat maupun daerah sesuai kompetensinya. “Di KemenPAN-RB, banyak juga pelamar dari luar Jakarta dan ini sah-sah saja. Karena itu di daerah jangan hanya fokus pada pelamar di daerahnya sendiri. Berikan kesempatan putra daerah lain yang punya kompetensi untuk mengikuti seleksi CPNS-nya. Semakin banyak pelamar kan semakin baik sehingga pilihan kita juga makin banyak,” beber...

Read More