Formasi CPNS

formasi cpns 2015 terbaru

Navigation Menu

Kemendikbud Tambah Seribu Lowongan CPNS

Posted by on Oct 5, 2013 in formasi cpns |

JAKARTA – Di tengah masa pendaftaran tes CPNS 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerima tambahan alokasi formasi. Tidak tanggung-tanggung, penambahan formasi baru ini mencapai seribu kursi. Kuota baru ini didominasi formasi dosen. Sebelum terjadi penambahan, formasi CPNS baru di Kemendikbud mencapai 3.183 kursi untuk kantor pusat di Jakarta maupun satuan kerja (satker) di daerah. Satker ini termasuk perguran tinggi negeri (PTN). Setelah terjadi penambahan yang diumumkan kemarin, berarti secara keseluruhan formasi CPNS baru di Kemendikbud berjumlah 4.183 kursi. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Ainun Naim mengatakan jumlah peminat atau pelamar CPNS baru di lingkungannya cukup banyak. “Hampir di seluruh unit dan seluruh posisi, jumlah pelamarnya membludak,” katanya di Jakarta kemarin. Dia mengatakan penambahan formasi ini sejatinya sudah menjadi hasil perhitungan dari tim panitia seleksi Kemendikbud. “Jika tidak ada penambahan ini, formasi untuk menutup kebutuhan dosen baru kurang,” katanya. Perhitungan dari Kemendikbud menyebutkan jika saat ini ada sekitar 3.000 dosen yang pensiun. Dengan penambahan seribu formasi tadi, Ainun mengatakan sudah sesuai standar kebutuhan pegawai. Ainun mengatakan posisi CPNS di Kemendikbud maupun di satker daerah bebas dilamar oleh siapapun. Misalnya formas CPNS di PTN di kota Malang atau Kota Surabaya, bisa dilamar oleh masyarakat dari luar Kota Malang atau Kota Surabaya bahkan dari luar provinsi Jawa Timur. “Perebutan bebas tidak mengacu domisili unit yang dilamar maupun daerah asal pelamar,” tandasnya. Rekapitulasi hingga Kamis (3/10) pukul 04.30 WIB menunjukkan jika seluruh pelamar CPNS baru di Kemendikbud mencapai 130.263 orang. Rinciannya adalah 82.115 pelamar sudah terkonfirmasi dan sisanya sebanyak 48.148 pelamar belum terkonfirmasi. Sebelum ada penambahan formasi seribu kursi, alokasi lowongan untuk tenaga pendidik (guru dan dosen) berjumlah 1.959 kursi. Data sementara untuk formasi tenaga pendidik itu, telah dilamar oleh 12.081 orang. Dengan demikian tingkat perbandingan persaingannya mencapai 1:6. Sedangkan untuk tenaga kependidikan (administrasi) jumlah formasinya ada 1.224 kursi, dengan jumlah pelamar sementara mencapai 70.034 orang (1:57). Ainun menegaskan seluruh rangkain tes CPNS di lingkungan Kemendikbud tidak dipungut biaya. Sementara itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birorkasi (PAN-RB) Azwar Abubakar dalam waktu dekat menetapkan passing grade atau nilang ambang batas kelulusan. Nilai ambang batas ini khusus untuk tes kompetensi dasar (TKD), baik yang menggunakan format ujian LJK (lembar jawaban komputer) maupun formas...

Read More

Seluruh Honorer K1 Ancam Menginap di BKN

Posted by on Oct 4, 2013 in formasi cpns |

MEDAN — Kesabaran para tenaga honorer Kategori-1 (K1) Pemerintah Kota (Pemko) Medan mulai hilang. Selama 10 tahun menanti kejelasan status pengangkatan menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) belum juga terjawab dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Para honorer K1 ini merasa sudah memenuhi persyaratan agar dapat lolos menjadi CPNS. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Medan Ikrimah Hamidy mengaku prihatin dengan nasib honorer K1 yang tidak jelas. Untuk itu dirinya dan dan sejumlah tenaga honorer K1 pada Senin (7/10) mendatang akan bertolak ke BKN untuk mempertanyakan nasih honorer K1 dari Medan. Apalagi bulan depan akan diselenggarakan ujian tertulis honorer K2. Apabila nanti tidak dapat penjelasan, Ikrimah dan tenaga honorer K1 akan mendirikan tenda dan menginap di kantor BKN sampai ada keputusan jelas. “Terpaksa ini dilakukan, mengingat waktu yang sudah mendesak. Apalagi Pemko Medan tidak kunjung bertindak untuk memperjuangkan tenaga honorer K1,” kata Ikrimah, Rabu (2/10). “Kalau tidak diberikan kejelasan, maka saya dan teman-teman dari honorer K1 akan bermukim di sana (BKN) hingga ada keputusan,” tambah Ikrimah. Pengangkatan tenaga honorer K1 merupakan pekerjaan dan BKN dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan). Sedangkan rekomendasi yang dikeluarkan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersifat tidak mutlak. “Jangan sampai ada persoalan di internal BPKB, honorer K1 yang dirugikan, usulan dari BPKP juga bisa diabaikan oleh Menpan dan BKN,” ujar Politisi PKS ini. Sebelumnya, kata Ikrimah, formasi pengangkatan tenaga honorer tahun 2012 tidak dipermasalahkan surat otorisasinya oleh BPKP. Seharusnya dengan formasi yang sama dengan tahun sebelumnya, tenaga honorer K1 juga harus diangkat menjadi CPNS. Sementara itu Ketua Forum Komunikasi Tenaga Honorer Negeri-Satuan Kerja Perangkat Daerah (FKTHN-SKPD), Andi Subakti menyebutkan kemarin telah melakukan pertemuan dengan Sekwan DPRD, Ketua Komisi A. Keputusan yang diambil adalah perwakilan tenaga honorer masing-masing setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Senin pekan depan akan bertolak ke Jakarta ditemani sejumlah anggota Dewan untuk mempertanyakan nasib dari tenaga honorer K1 yang masih mengambang. Andi juga berjanji akan berkoordinasi dengan honorer dari 32 kabupaten kota lain yang mengalami nasib serupa untuk mempertanyakan hal ini ke BKN. Dibeberkanya, kalau memang BPKP menggagalkan honorer K1 untuk diangkat menjadi CPNS karena otorisasi, seharusnya pengangkatan tahun 2012 dilakukan hal serupa, karena pengangkatan tahun lalu juga bermasalah surat otorisasinya. Dia juga...

Read More

Mutu Pelamar CPNS di Bawah Standar Alumni STAN Satu-satunya Peserta Raih 425 Poin

Posted by on Oct 2, 2013 in formasi cpns |

JAKARTA – Hingga hari keempat penerimaan CPNS lewat sistem computer assisted test (CAT), belum ada satupun peserta yang memperoleh poin 400 passing grade (batas minimal kelulusan). Hasil tertinggi hanya hanya 383 poin yang diraih peserta seleksi CPNS di di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), disusul 381 peserta dari Kementerian Luar Negeri. Rendahnya perolehan nilai ini, menyita perhatian pemerintah. Pasalnya MenPAN-RB Azwar Abubakar telah menetapkan passing grade untuk pelamar umum adalah 400. Logikanya, peserta yang tidak tembus 400, dinilai gagal karena kecerdasannya pas-pasan. Dapatkan paket lengkap soal cpns hanya di soal cpns. “Iya memang pak menteri menetapkan batas minimal nilai kelulusan 400. Tapi hingga hari ini belum ada yang capai angka itu. Kita berharap banyak yang akan lulus karena tesnya berakhir November,” tutur Kepala Biro SDM dan Umum yang juga Plt Karo Hukum dan Humas KemenPAN-RB, Otok Kuswandaru kepada JPNN, Rabu (2/10) Dia membeberkan, hingga hari ini, satu-satunya peserta yang bisa mencapai angka 425 hanya satu pelamar dari STAN. “Alumni STAN  ini lulus waktu penerimaan CPNS di Kementerian Keuangan yang digelar Agustus lalu. Pesertanya sekitar 3500 orang khusus lulusan STAN,” bebernya. Otok berharap, dalam dua bulan ini akan banyak peserta yang lulus passing grade. Mengingat materi yang dites, tingkat kesulitannya setingkat di bawah ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri. “Yang diterima CPNS kali ini adalah orang-orang cerdas dan brilian otaknya. Jadi bukan modal uang atau punya kenalan pejabat,”...

Read More

Sudah Empat Korban Calo CPNS Lapor Polisi

Posted by on Oct 1, 2013 in formasi cpns |

SIMALUNGUN – Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Simalungun, Sumut, Jamesrin Saragih, mengatakan, untuk tahun 2013. Pemkab Simalungun tidak membuka penerimaan CPNS dari pelamar umum. “Untuk tahun ini tidak ada penerimaan CPNS di Simalungun,” ujarnya, Senin (30/9), Meski demikian, permohonan pengurusan kartu AK1 meningkat tajam. Ada kemungkinan peminat kursi CPNS di Simalungun melamar ke kabupaten/kota lain, atau ke provinsi. Kepala Dinas Tenaga Kerja Jhoni Kardos Saragih mengatakan, jumlah pencari kerja yang mengurus kartu AK1 untuk tahun 2013 hingga Agustus 2013 tercatat sebanyak 1.626. Untuk setiap bulannya jumlah pengurus kartu kuning berkisar 50 hingga 70 orang. “Namun dari dua bulan terkahir, yakni Agustus dan September setelah pengumuman CPNS dari pusat, provinsi dan daerah terjadi peningkatan yang signifikan mengurus AK1. Agustus ada 241 pencaker yang mengurus AK1. Puncak pengurusan AK1 terjadi September, yakni sekitar 1.385 orang. Artinya, masyarakat Simalungun masih antusias dengan penerimaan CPNS,” ujarnya. Tingginya animo warga yang mengincar kursi CPNS dimanfaatkan calo. Informasi dihimpun Metro Siantar (Grup JPNN) di Polres Simalungun, selama Agustus dan September 2013, empat korban calo CPNS melaporkan. Keempat korban itu resmi melapor ke Polres Simalungun karena janji calo untuk memasukkan korban menjadi PNS, namun tak terwujud. Ali Bangkit Munthe (48), warga Nagori Bandar, Kecamatan Bandar melaporkan LD (70), warga Medan ke Polres Simalungun, Kamis (19/9) sekira pukul 16.00 WIB, atas dugaan penipuan dimana janji mengurus PNS anaknya tidak terealisasi. Uang Rp60 juta yang sudah diserahkan sudah  raib. LD mengaku dapat mengurus PNS di Dinkes Simalungun. Karena Bangkit memiliki anak yang juga baru saja tamat dari D3 Kesehatan dan berencana menjadi PNS, dengan berbagai cara dan usaha, uang Rp60 juta pun diserahkan. Namun harapan kepada calo tersebut pupus. Akibat kejadian itu, Bangkit memutuskan melaporkan Lukman ke Polres Simalungun atas dugaan penipuan dengan surat lapor LP/240/IX/2013/SU/SIMAL. Dapatkan paket lengkap soal cpns hanya di soal cpns. Hal yang sama dialami Tianna Purba (43) warga Jalan Kaban Jahe, Kecamatan Silimakuta dan Yanti Novita Sipayung (32), warga Jalan Merdeka Atas, Kecamatan Silimakuta. Kedua wanita yang merupakan guru honor di salah satu sekolah dasar ini, termakan bujuk rayu JS (40), warga Jalan Sondi Raya, Kecamatan Raya. Keduanya dijanjikan dapat dimasukkan menjadi guru PNS. Uang Rp50 juta yang dianggap sebagai pelincin pun...

Read More

Ratusan Pemerintah Daerah tak Ajukan Usulan Penambahan CPNS

Posted by on Sep 28, 2013 in formasi cpns |

JAKARTA – Sebanyak 160 daerah tidak mengajukan usulan penambahan pegawai baru. Selain itu 100 kabupaten/kota yang mengajukan justru tidak diberikan formasi. “Dari sekitar 500-an daerah, yang diberikan formasi CPNS 259 daerah, 160 tidak mengajukan usulan, dan 100 daerah tidak diberikan formasi,” kata Deputi SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmadja di kantornya, Kamis (26/9). Daerah yang tidak mengajukan usulan penambahan pegawai tersebut, lanjutnya, karena lebih memfokuskan pada penyelesaian honorer kategori satu (K1) maupun kategori dua (K2). Uniknya lagi, dari 259 daerah yang sudah diberi formasi malah tidak membuka penerimaan CPNS. Dapatkan paket lengkap soal cpns hanya di soal cpns. “Beberapa daerah yang sudah diberikan formasi memilih tidak membuka lowongan CPNS karena honorer K1 dan K2 juga. Kami sudah tanya ke bupati maupun walikotanya, mereka bilang ingin fokus pada pengangkatan honorer tertinggal dulu dan itu kami apresiasi,” terangnya. Mengenai daerah yang ditolak untuk diberikan formasi, tambah mantan petinggi Provinsi Jawa Barat ini karena tidak memenuhi syarat. Di antaranya belanja pegawai di APBD-nya sudah lebih dari 50 persen dan masih memiliki honorer tertinggal di atas 500 orang. “Kalau belanja pegawainya sudah tinggi artinya pegawainya sudah over. Apalagi mereka juga mengoleksi honorer yang harus diangkat CPNS, karena itu kami tolak memberikan formasi,”...

Read More