Formasi CPNS

formasi cpns 2015 terbaru

Navigation Menu

Formasi CPNS : Pemerintah Desak Agar 30.000 K2 Diangkat Tahun Ini

Posted by on Aug 29, 2015 in formasi cpns |

Perkembangan berita terkini mengenai penerimaan dan pendaftaran cpns bisa anda ikuti di website pendaftarancpns.com. JAKARTA–Komisi II DPR meminta pemerintah merealisasikan janjinya untuk mengangkat 30 ribu honorer kategori dua (K2) menjadi CPNS tahun ini. Pasa‎lnya, kuota 30 ribu itu sudah ada anggarannya dan disimpan negara. “Pemerintah tidak usah alasan soal anggaran, kan dananya sudah ada. Angka 30 ribu itu sisa k‎uota CPNS dari honorer K2 yang belum direalisasikan semuanya. Terus kenapa prosesnya jadi ribet seperti ini?,” kata Arteria Dahlan, anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP dalam audience dengan honorer K2, di Senayan, Kamis (27/8). Dikatakan, pengangkatan CPNS dari honorer K2 tahun ini merupakan pintu pembuka penyelesaian K2 secara bertahap. Ditambahkan Bambang Riyanto, anggota‎ Komisi II, pemerintah tidak perlu beralasan dengan moratorium. Apalagi tahun ini pemerintah masih membuka formasi CPNS dari lulusan perguruan tinggi kedinasan dengan alasan dananya sudah ada. “Dana untuk 30 ribu honorer K2 itukan juga ada, kenapa pemerintah pilih kasih. Kalaupun diangkat bertahap, setidaknya dimulai sejak tahun ini‎ karen sudah ada dananya,” terangnya. Dalam audience tersebut, Komisi II DPR RI menyatakan akan memanggil MenPAN-RB Yuddy Crisnandi untuk membahas masalah K2 di Panja Aparatur. “Kami ingin yang hadir itu menterinya dan bukan deputinya biar jelas arah penyelesaiannya,” tambah Wakil Ketua Komisi II Lukman‎ Hadi. (esy/jpnn) Untuk menghadapi seleksi CPNS, persiapannya bisa dilakukan dengan mempelajari soal-soal CPNS dan CAT CPNS di www.soalcpns.com Cari rumah makan halal ? Bookmark situs makan halal dot com Cari berita terkini ? Bookmark situs berita terkini dot...

Read More

Formasi CPNS : Hasil Evaluasi Instansi, PNS Tak Akan Dipensiunkan

Posted by on Aug 29, 2015 in formasi cpns |

Untuk informasi pendaftaran CPNS terbaru aktual dan terpercaya, silakan bookmark juga situs pendaftarancpns.com. JAKARTA–Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang‎ bekerja di 22 lembaga non struktural (LNS) diimbau tetap tenang. Meski nanti berdasar hasil valuasi ada LNS yang dibubarkan, namun pemerintah menjamin tidak akan ada pemberlakuan pensiun dini. “Tidak usah takut berlebihan, karena hanya LNS yang fungsinya tidak efektif saja yang dibubarkan. Kalaupun dibubarkan PNS yang bekerja di LNS tersebut akan didaya‎gunakan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja,” kata Karo Hukum Komunikasi Informasi Publik (HKIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman Suryatman di Jakarta, Jumat (28/8). Penetapan instansi yang akan direstrukturisasi, lanjutnya, dilakukan melalui karantina evaluasi yang cermat dan hati-hati. Hasilnya kemudian dilaporkan kepada Presiden. “Nantinya Presiden yang akan mengeksekusi. Kapan eksekusinya, nanti setelah ada laporan dan kajian lengkap KemenPAN-RB,” tandasnya. (esy/jpnn) Persaingan untuk memperebutkan kursi CPNS sangat ketat. Oleh sebab itu, perlu persiapan yang matang dalam menghadapi ujian tes CPNS. Untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian tes CPNS, dapat dilakukan dengan berlatih soal-soal CPNS dan simulasinya di www.soalcpns.com Cari rumah makan halal ? Bookmark situs makan halal dot com Cari berita terkini ? Bookmark situs berita terkini dot...

Read More

Formasi CPNS : Honorer Usia di Atas 35 Tahun tak Bisa Diangkat CPNS

Posted by on Aug 28, 2015 in formasi cpns |

Untuk informasi pendaftaran CPNS terbaru aktual dan terpercaya, silakan bookmark juga situs pendaftarancpns.com. JAKARTA–Keinginan tenaga honorer terutama yang berusia di atas 35 tahun untuk diangkat menjadi CPNS buyar sudah. Ini menyusul dengan adanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak permohonan uji materiil UU No 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diajukan oleh Rochmadi Sularsono, PNS asal Ponorogo dan tiga tenaga honorer yaitu Wahid Ahmad Nahrowi, Siti Murijstul Khadijah, serta Iva Fitria. Dalam permohonannya, para pemohon meminta agar majelis hakim konstitusi membatalkan pasal dalam UU ASN yang menyebutkan batasan umur menjadi CPNS 35 tahun, karena dianggap bertentang dengan UUD 1945 Pasal 27. “Kami kecewa dengan keputusan MK, karena banyak honorer yang sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun usianya sudah di atas 35 tahun. Apa tidak ada rasa kemanusiaan di para petinggi negara ini, sampai harapan kami menjadi CPNS harus buyar,” kata Ketua Tim Investigasi Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Riyanto Agung Subekti alias Itong kepada JPNN saat dimintai tanggapannya soal keputusan MK yang dibacakan majelis hakim pada Rabu (26/8). Dalam putusan MK untuk uji materiil register perkara No 27, terkait beberapa pasal UU ASN  (pasal 2, 6, 61, 66, 136, 137), termasuk adanya perlakuan diskriminatif terhadap tenaga honorer yang melewati  batas usia yang disyaratkan dalam pengangkatan PNS, Ketua MK Arief Hidayat menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima (permohonan pemohon kabur dan tidak memenuhi syarat formal)‎. Mahkamah berpendapat, pemohon tidak memberikan argumentasi tentang pertentangan antara pasal yang dimohonkan pengujian dengan UUD 1945. Bahkan pemohona juga dinilai tidak menunjukkan argumentasi bagaimana pertentangan antara pasal yang diujikan dengan pasal-pasal yang menjadi dasar pengujiannya dalam UUD 1945. Mahkamah juga menilai pemohon tidak menguraikan mengenai inskonstitusional norma, tetapi lebih banyak menguraikan kasus konkrit yang dialaminya. Bahkan meskipun Mahkamah sudah memberikan nasihat agar pemohon memperbaiki permohonan dalam sidang pemeriksaan pendahuluan, namun permohonan pemohon tetap seperti semua. “Mahkamah berpendapat, permohonan pemohon kabur dan tidak memenuhi syarat formal permohonan dan Mahkamah menyatakan tidak perlu mempertimbangkan lebih lanjut pokok permohonan pemohon,” tegas Ketua MK Arief Hidayat saat membacakan amar putusannya. (esy/jpnn) Persaingan untuk memperebutkan kursi CPNS sangat ketat. Oleh sebab itu, perlu persiapan yang matang dalam menghadapi ujian tes CPNS. Untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian tes CPNS, dapat...

Read More

Formasi CPNS : Kemenpan Jamin Tidak Perpanjang Moratorium

Posted by on Aug 28, 2015 in formasi cpns |

Perkembangan berita terkini mengenai penerimaan dan pendaftaran cpns bisa anda ikuti di website pendaftarancpns.com Moratorium penerimaan pegawai negeri sipil yang dilakukan pada tahun ini tidak akan diperpanjang dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi mengisyaratkan membuka penerimaan pegawai negeri sipil pada 2016 yang dilakukan selektif. “Tahun ini memang tidak membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru. Jika ada PNS yang masuk, maka prosesnya sudah dilakukan tahun sebelumnya. Pembukaan baru dilakukan 2016 secara selektif,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Selasa (25/8). Menurut Menteri Yuddy, penerimaan CPNS pada saat ini berbeda dengan sistem penerimaan sebelumnya yaitu harus didasarkan pada pengajuan dari pejabat pembina kepegawaian. Di Kota Yogyakarta, pengajuan kebutuhan pegawai harus dilakukan oleh wali kota. Wali kota menyampaikan desain kepegawaian selama lima tahun yang didalamnya sudah dirinci kebutuhan pegawai setiap tahunnya, seperti jumlah, formasi yang dibutuhkan termasuk jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun. “Kebutuhan pegawai tersebut dapat disampaikan ke Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi melalui aplikasi e-formasi atau disampaikan langsung dengan ‘hard copy’,” katanya. Rekrutmen calon pegawai negeri sipil akan tetap dilakukan melalui serangkaian seleksi seperti tes kemampuan dasar. Pegawai honorer yang memenuhi syarat seperti berusia kurang dari 35 tahun diperbolehkan mengikuti tes tersebut. “Sedangkan pegawai yang sudah berusia lebih dari 35 tahun bisa bersaing apabila ada kekosongan. Kami pun tidak harus memaksakan mengisi semua kekosongan apabila jumlah pegawai yang memenuhi syarat ternyata kurang,” katanya. Menteri Yuddy menambahkan, tidak akan ada lagi pegawai di lingkungan pemerintah yang berstatus sebagai tenaga bantu, honorer atau pegawai tidak tetap. Pemerintah hanya akan mengatur aparatur sipil negara yang di dalamnya terdiri dari pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). “Pemerintah yang sangat membutuhkan ahli, seperti ahli komputer bisa mengangkat melalui P3K, atau kepala badan bisa diangkat sebagai P3K,” katanya. Persaingan untuk memperebutkan kursi CPNS sangat ketat. Oleh sebab itu, perlu persiapan yang matang dalam menghadapi ujian tes CPNS. Untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian tes CPNS, dapat dilakukan dengan berlatih soal-soal CPNS dan simulasinya di www.soalcpns.com Cari rumah makan halal ? Bookmark situs makan halal dot com Cari berita terkini ? Bookmark situs berita terkini dot...

Read More

Formasi CPNS : Pemerintah Harap Rekrutmen CPNS 2016 Dilakukan Secara Selektif

Posted by on Aug 27, 2015 in formasi cpns |

Perkembangan berita terkini mengenai penerimaan dan pendaftaran cpns bisa anda ikuti di website pendaftarancpns.com Moratorium penerimaan pegawai negeri sipil yang dilakukan pada tahun ini tidak akan diperpanjang dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi mengisyaratkan membuka penerimaan pegawai negeri sipil pada 2016 yang dilakukan selektif. “Tahun ini memang tidak membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru. Jika ada PNS yang masuk, maka prosesnya sudah dilakukan tahun sebelumnya. Pembukaan baru dilakukan 2016 secara selektif,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi di Yogyakarta, Rabu (26/8). Menurut Menteri Yuddy, penerimaan CPNS pada saat ini berbeda dengan sistem penerimaan sebelumnya yaitu harus didasarkan pada pengajuan dari pejabat pembina kepegawaian. Di Kota Yogyakarta, pengajuan kebutuhan pegawai harus dilakukan oleh wali kota. Wali kota menyampaikan desain kepegawaian selama lima tahun yang didalamnya sudah dirinci kebutuhan pegawai setiap tahunnya, seperti jumlah, formasi yang dibutuhkan termasuk jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun. “Kebutuhan pegawai tersebut dapat disampaikan ke Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi melalui aplikasi e-formasi atau disampaikan langsung dengan ‘hard copy’,” katanya. Rekrutmen calon pegawai negeri sipil akan tetap dilakukan melalui serangkaian seleksi seperti tes kemampuan dasar. Pegawai honorer yang memenuhi syarat seperti berusia kurang dari 35 tahun diperbolehkan mengikuti tes tersebut. “Sedangkan pegawai yang sudah berusia lebih dari 35 tahun bisa bersaing apabila ada kekosongan. Kami pun tidak harus memaksakan mengisi semua kekosongan apabila jumlah pegawai yang memenuhi syarat ternyata kurang,” katanya. Menteri Yuddy menambahkan, tidak akan ada lagi pegawai di lingkungan pemerintah yang berstatus sebagai tenaga bantu, honorer atau pegawai tidak tetap. Pemerintah hanya akan mengatur aparatur sipil negara yang di dalamnya terdiri dari pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). “Pemerintah yang sangat membutuhkan ahli, seperti ahli komputer bisa mengangkat melalui P3K, atau kepala badan bisa diangkat sebagai P3K,” katanya. Berdasarkan data Kementerian PAN dan RB, total jumlah pegawai negeri sipil mencapai sekitar 4,3 juta orang ditambah 525.000 anggota TNI dan 423.000 dari kepolisian sehingga total pegawai terctatat sebanyak 5,5 juta orang. Pegawai tersebut menyedot sekitar 41 persen anggaran belanja pegawai dan apabila ada rekrutmen baru maka anggaran yang terserap untuk belanja bisa mencapai 70 persen. “Sehingga, anggaran untuk kepentingan pembangunan hanya kurang dari 30 persen....

Read More

Formasi CPNS : Forum Honorer K2 Beber Kecurangan Rekrutmen CPNS

Posted by on Aug 27, 2015 in formasi cpns |

Perkembangan berita terkini mengenai penerimaan dan pendaftaran cpns bisa anda ikuti di website pendaftarancpns.com JAKARTA–Kecurangan dalam rekrutmen CPNS dari tenaga honorer kategori dua (K2) tahun 2013/2014 makin banyak yang terungkap. Kecurangan tidak hanya melibatkan oknum-oknum pejabat daerah dan PNS saja, tapi juga oknum pengurus ormas serta pengurus forum honorer. Menurut Ketua Tim Investigasi Gerakan Honorer K2 Indonesia Bersatu (GHK2IB) dan Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Riyanto Agung Subekti alias Itong, kecurangan yang terjadi saat pengangkatan CPNS 2013, tidak hanya merugikan honorer sendiri, tapi juga pemerintah daerah. Sebab, pemda sudah terlanjur membayar gaji CPNS dari honorer bodong. “Tim Investigasi telah menemukan beberapa kecurangan antara lain SK CPNS bodong dari Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). SK tersebut mengatasnamakan Kemen-PU, Kemen-Perhubungan dan BKN,” ungkap Itong kepada JPNN, Rabu (26/8). Ditambahkannya, pelakunya adalah oknum staf Pemda Sulawesi Tenggara dan saat ini masih diselidiki oleh Tim. Selain itu, penipuan yang jaringannya melibatkan oknum PNS juga terjadi di Jawa Barat, di mana empat oknum pegawai berhasil ditangkap. Aksi tersebut telah memakan korban 780 orang yang telah mengeluarkan dana sebesar Rp 80 juta sampai Rp 130 jutat. “Kami sudah mengantongi barang bukti dari tindakan kecurangan rekrutmen CPNS dari K2 berupa kwitansi administrasi CPNSm KTP korban, fotokopi SK CPNS bodong dan surat penting lainnya,” ucapnya. Penelusuran dan penyisiran kecurangan rekrutmen CPNS, lanjut Itong, terus diperketat. Apalagi langkah GHK2-IB dan FHK2I ini didukung sepenuhnya oleh Komisi II DPR RI, Komite III DPD RI, PB PGRI dan jajarannya seluruh Indonesia, KSPI dan ITUC, ICW dan Komite Rakyat Pemberantas Korupsi. “Dalam waktu dekat ini DPP FHK2-I akan menggelar Rakornas di Kota Bandung dan hasil dari Rakornas ini akan disampaikan ke Rakornas PGRI yang Insya Allah dilaksanakan pada 28 Agustus 2015 serta akan disampaikan ke Komisi II DPR RI dan Komite III DPD RI. Bahkan tidak menutup kemungkinan apa yang telah kami temukan di lapangan  tentang kecurangan-kecurangan rekrutmen CPNS ini akan kami sampaikan ke Presiden,” pungkasnya. (esy/jpnn) Menjadi PNS dengan cara-cara yang bersih dan jujur merupakan langkah awal yang baik dalam membangun birokrasi negara yang bersih. Persiapan yang baik menghadapi seleksi cpns dapat dilakukan dengan berlatih soal dan simulasinya di website www.soalcpns.com Cari rumah makan halal ? Bookmark situs makan halal dot...

Read More